Masjid Kebon Jeruk


Masjid Kebon Jeruk terletak di Jl. Hayam Wuruk dan dibangun pada tahun 1718. Luas bangunan masjid tersebut adalah 1350 m2. Bangunan ini mempunyai karakteristik yang unik dimana menyerupai struktur bangunan masjid yang ada di Jawa. Masjid tersebut terdiri dari 2 lantai yang ditopang dengan 2 buah pilar yang terbuat dari kayu besi. Bagian bawah dari kayu tersebut lebih lebar dan seluruh bangunan terbuat dari kayu bata.

Di sisi masjid terdapat menara yang mempunyai tinggi serupa dengan tinggi masjid tersebut. Bentuk menara masjid Kebun Jeruk serupa dengan bentuk menara masjid yang ada di Surosuan, Banten. Namun, pada saat ini menaranya telah lama runtuh. Di masjid tersebut terdapat makam yang dikenal sebagai tokoh muslim Cina yang mengajarkan agama Islam pada masa itu. Makam tersebut adalah makam Fatimah Wu seorang istri dari Tan Can Sin Wu seorang tokoh umat Islam. Ketika beliau meninggalkan istrinya di Masjid Kebon Jeruk. Fatimah Wu wafat pada tahun 1792, dan dimakamkan di halaman masjid.

Pada nisan bergaya Cina terdapat pahatan 6 aksara yang berbunyi `Hsienpi Men Tsu Mow`. Yang berarti `inilah makam Cina dari keluarga Chai` sedangkan menurut sejarah makam Chan Sin Wu terdapat di Gunung Sembung, Banten.

Posted by Lintas Jakarta Barat on 11.47. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0

0 komentar for �Masjid Kebon Jeruk�

Leave comment

Daftar Blog Saya

2010 Lintas Sragen. All Rights Reserved. - Designed by Lintas Daerah